The Legend of Lineage
(Sejarah Alur cerita di Lineage)
Akhirnya nemu juga alur cerita di game Lineage II. Cerita ini saya dapat dari official forum Megaxus online dan sudah diterjemahkan. Saya tertarik dengan ceritanya yang mengandung unsur epik. Ras yang ada didalam ceritanya pun mirip-mirip dengan storyline game Warcraft, film Lord of the Rings, dan semua cerita yang ada di game atau film yang berunsur "epic". Setelah membaca ulang ceritanya, jadi tergoda untuk main Lineage lagi ^^.
Oh iya, cerita ini full fiction. Jadi jangan percaya sama legenda dan tahayul-tahayul yang ada didalam cerita ini. Mungkin yang belum pernah main Lineage bisa sedikit kalo baca cerita ini.Cerita ini dibagi menjadi 21 episode yang akan di posting satu-per-satu.
Well,enjoy reading..!! ^^
Prologue : By the Bonfire
Oh iya, cerita ini full fiction. Jadi jangan percaya sama legenda dan tahayul-tahayul yang ada didalam cerita ini. Mungkin yang belum pernah main Lineage bisa sedikit kalo baca cerita ini.Cerita ini dibagi menjadi 21 episode yang akan di posting satu-per-satu.
Well,enjoy reading..!! ^^
Prologue : By the Bonfire
Dia menarik nafas panjang, menghisap sebatang rokok, dan mengeluarkannya secara perlahan. Sebagian besar wajahnya tertutupi jubah usang, dan dibelakangnya hanya ada kegelapan malam. Hanya dengan sinar api yang berasal dari rokoknya tidaklah mungkin untuk melihat sosoknya.
Dia mengenalkan dirinya kepada kami sebagai seorang penyair, kami tidak langsung mempercayainya, dia bersuara besar dan serak. Kami meragukannya sebagai penyair karena dia mampu menjelajah hutan yang berbahaya sendirian.
Bagaimanapun juga, dia menawarkan kepada kami sebuah dongeng jika kami mau membagi sedikit makanan dan kehangatan api unggun. Kami menyetujuinya karena merasa iba jika membiarkan pengelana ini sendirian di hutan yang dingin. Kami berusaha senyaman mungkin dalam kehangatan api unggun, tidak lupa kami memegang senjata jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, sambil menunggu dimulainya cerita. Malam ini sangat dingin sampai menusuk tulang, perlahan suara serak itu keluar dari mulutnya yang sedang menghisap sebatang rokok, dia-pun mulai bercerita.